DEFINISI PARAMETER

NO

KRITERIA

PARAMETER

BOBOT

DEFINISI

SUMBER

1

Layanan Infrastruktur

Sistim Air Minum PDAM

4.70

Persentase Rumah Tangga yang terlayani oleh PAM atau PDAM melalui keberadaan sambungan langsung rumah tangga, kran umum, hidran umum, dan terminal air.

RW/Lurah, KK, Surveyor

Lebar jalan lingkungan

5.08

Lebar dominan jalan lingkungan berdasarkan varian lebar jalan yang ada

RW/Lurah, KK, Surveyor

Sistim air limbah

5.04

Persentase Rumah Tangga yang rumahnya tersambung jaringan pembuangan air limbah

RW/Lurah, KK, Surveyor

Sistim persampahan

4.52

Persentase Rumah Tangga yang sampahnya diambil oleh petugas sampah ke TPS Kota

RW/Lurah, KK, Surveyor

Sistim Drainase

4.30

Presentase Rumah Tangga yang rumahnya tersambung jaringan saluran drainase lingkungan tingkat RT dan RW

RW/Lurah, KK, Surveyor

Sistim kelistrikan

2.80

Sistim kelistrikan Persentase Rumah Tangga yang rumahnya sudah terlayani listrik dari PLN

RW/Lurah, KK, Surveyor

2

Kepadatan Kawasan

Populasi

3.17

Kepadatan jumlah jiwa per hektar di kawasan pengamatan.

RW/Lurah, KK, Surveyor

Tingkat pertumbuhan penduduk

2.70

Persentase pertumbuhan penduduk tahun terakhir, pertumbuhan 5 tahun sebelumnya, dan 5 tahun yang akan datang

RW/Lurah, KK, surveyor

KDB Lingkungan (Standar 70%)

2.22

Persentase luas tutupan bangunan terhadap luas kawasan pengamatan

Peta; RW/ Lurah,Surveyor

KDB Kavling (Standar 60%)

2.11

Rata-rata persentase luas tutupan bangunan rumah terhadap luas kavling

RW/Lurah, KK, Surveyor

Pola tata letak bangunan

2.35

Persentase area yang bangunannya tidak teratur

Peta, RW, Surveyor

Ruang terbuka hijau

2.33

Persentase RTH terhadap luas kawasan pengamatan

Peta, RW, Surveyor

3

Kualitas Rumah

Luas bangunan rumah terhadap penghuni

2.89

Rata-rata rasio luas lantai rumah terhadap jumlah penghuni rumah.

KK; RW/ Lurah, Surveyor

Keterpenuhan kebutuhan air bersih setara air minum

2.44

Rata-rata pemakaian air bersih 60 ltr/ org/ hari

RW/Lurah, KK, Surveyor

Kehandalan Struktur dan Bahan[R1]

2.56

Kualitas bangunan masyarakat dilihat dari kondisi struktur dan bahan bangunan yang sebelumnya telah didefinisikan secara lokal

RW/Lurah, KK, Surveyor

Ketersediaan Sarana Sanitasi Rumah Tangga (Jamban dan Tangki Septik)

2.67

Persentase Rumah Tangga yang memiliki jamban dan tangki septik

Surveyor RW/Lurah, KK

Sirkulasi udara silang[R2]

1.84

Persentase Rumah Tangga yang terpenuhi sirkulasi udara silangnya

Surveyor RW/Lurah

Pencahayaan alami[R3]

1.72

Persentase Rumah Tangga yang terpenuhi pencahayaan alaminya

Surveyor RW/Lurah

4

Kondisi Sosial & Ekonomi

Jenis pekerjaan

3.25

Jenis pekerjaan berdasarkan lokasi tempat bekerja (bekerja di rumah sendiri; bekerja di sekitar lingkungan; bekerja di luar lingkungan).

Surveyor RW/Lurah, KK

Tingkat Pendapatan Penduduk/Bln Terhadap Koefisien Hidup Layak (KHL)

3.75

Persentase Rumah Tangga yang pendapatan per bulannya di bawah KHL Kota

Surveyor RW/Lurah, KK

Tingkat pengangguran

3.12

Persentase usia 15-56 yang tidak bekerja, tidak bersekolah dan bukan IRT.

Surveyor, RW/Lurah, KK

Frekuensi Jangkitan Penyakit (Diare/Ispa/kulit/DB)

3.69

Jumlah kejadian sakit Diare/Ispa/DB satu tahun terakhir.

Lurah, Ketua RT/ RW

5

Lokasi Pertumbuhan

Pencapaian thd sumber kegiatan ekonomi

4.94

Jarak rata-rata sumber kegiatan ekonomi berada ke tempat tinggal masyarakat

Surveyor, RW/Lurah, KK

Aksesibilitas transportasi

4.25

Ketersediaan moda transportasi pendukung kegiatan masyarakat melakukan aktivitas ekonomi

Surveyor, RW/Lurah, KK

6

Dominasi Pelaku

Pekerja Migran (Menetap dan Komuter)

4.58

Persentase jumlah penduduk yang KTPnya bukan berasal kawasan tersebut (memiliki KTP pendatang)

Surveyor, RW/Lurah, KK

Perilaku Pemilik Tanah Memecah Tanah, menjual Kavling dan membangun Kamar Sewa

4.48

Persentase kavling hunian yang berasal dari hasil pemecahan luas tanah tanpa kendali (campur tangan pengaturan Pemda): memecah luas tanah, menjual kavling, dan membangun rumah sewa.

Surveyor, RW/Lurah, KK

7

Bentukan Spasial

Skala Luas Kawasan PHKP terhadap Luas Kawasan Pengamatan

3.89

Bentang Luas bangunan padathuni-kumuh terhadap luas kawasan pengamatan

Surveyor, RW/Lurah

Pola penyebaran terhadap kawasan pengamatan

3.67

Pola sebaran pertumbuhan bangunan padathuni-kumuh.

Surveyor, RW/Lurah, KK

8

Riwayat Pertumbuhan

Percepatan pertumbuhan bersih KDB lingkungan

4.94

Rata-rata persentase penambahan luas tutupan bangunan di kawasan pengamatan berdasarkan pertumbuhan bangunan di setiap wilayah RW (Rukun Warga) tahun ini dan tahun sebelumnya

Surveyor, RW/Lurah, KK

100


Kualitas bangunan responden