ALIH TEKNOLOGI PRACETAK SISTEM BRIKON KEGIATAN KARIKATUR IMA ITM (KARYA IKATAN MAHASISWA ARSITEKTUR INSTITUT TEKNOLOGI MEDAN)

//
Comment0

Alih teknologi dan pengenalan teknologi pracetak beton bertulang menggunakan sistem Brikon telah dilaksanakan dalam rangka kegiatan Karikatur IMA ITM (Karya Ikatan Mahasiswa Arsitektur Institut Teknologi Medan) pada tanggal 16 s/d 20 Desember 2016. Balai Litbang Perumahan Wilayah I Medan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan mengisi acara pelatihan dan praktek penerapan bangunan sistem Brikon berupa 1 unit pos jaga dengan ukuran 3m x 3m di lokasi binaan pengabdian masyarakat mahasiswa arsitektur Institut Teknologi Medan, Blok J Lingkungan II Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan.

Pelaksanaan alih teknologi dan pengenalan teknologi ini disambut sangat baik oleh mahasiswa arsitektur Institut Teknologi Medan, aparatur Kecamatan Medan Labuhan, aparatur Kelurahan Nelayan Indah dan masyarakat yang mengikuti pelatihan tersebut. Peserta dapat mengikuti dengan baik selama pelatihan dan praktek penerapan dikarenakan teknologi pracetak sistem Brikon sangat sederhana dalam penerapannya. Teknologi pracetak mempunyai keunggulan dibanding konvensional dalam hal kemudahan, kecepatan, efisien dan ekonomis. Terdapat kelebihan dibeberapa teknologi pracetak untuk bangunan rumah namun terdapat juga keterbatasan yaitu: fleksibilitas desain, kompatibilitas komponen, visual sambungan, kekuatan sambungan, over strength atau under strength.

Hal yang sangat menarik bagi peserta alih teknologi yaitu teknologi pracetak sistem Brikon, teknologi ini merupakanPraktek BRIKON teknologi baru yang dikenal oleh para peserta alih teknologi. Peserta dilatih teori teknologi beton serta perakitan panel Brikon yang dilakukan langsung di lokasi penerapan berupa pembangunan pos jaga sistem Brikon yang sedang dibangun. Dengan diselenggarakannya alih teknologi ini, diharapkan para peserta alih teknologi setelah selesai menempuh pelatihan dengan materi tersebut, peserta menjadi mengenal dan memahami teknologi pracetak sistem Brikon, terutama para mahasiswa dan untuk selanjutnya mampu mengaplikasikan dan menyebarluaskan ke masyarakat luas.

Kegiatan diakhiri dengan acara serah terima bangunan pos jaga sistem Brikon hasil kegiatan alih teknologi tersebut antara Kepala Balai Litbang Perumahan Wilayah I Medan Agus Sarwono kepada Camat Medan Labuhan Arrahmaan Pane disaksikan Lurah Nelayan Indah Suryono serta peserta alih teknologi. Selanjutnya Lurah Nelayan Indah akan memanfaatkan, mengelola, memelihara dan merawat pos jaga tersebut untuk kepentingan masyarakat.

Leave a Reply