Bata beton pejal, Mutu dan cara uji

//
Comment0
SNI: 03-0348-1989 Proses pembuatan bata beton bisa secara mekanis atau seluruh proses dikerjakan dengan tangan. Bata beton pejal dibedakan klasifikasinya berdasarkan kuat tekannya yang bervariasi dari 25 kg/cm2 s/d 100 kg/cm2. Persyaratan mutu meliputi tampak luar, dimensi, toleransi dan syarat

Bata beton untuk pasangan dinding

//
Comment1
SNI: 03-0349-1989 Komponen utama pembentuk bata beton yaitu semen portland, air dan agregat. Digolongkan dalam 2 jenis yaitu bata beton pejal dan bata beton berlubang. Menurut mutunya bata beton dibedakan dlama 4 klasifikasi, mutu 1, mutu 2, mutu 3, dan

Batu alam untuk bahan bangunan, Mutu dan cara uji

//
Comment0
SNI: 03-0394-1989 Batu alam untuk bahan bangunan yang dipergunakan sebagai pondasi, penutup lantai, batu tempel/batu hias, dan batu tonggak. Persyaratan mutu dan cara pengujian mencakup kuat tekan rata-rata minimum, ketahanan hancur, ketahanan geser, ketahanan aus gesekan, penyerapan air, dan kekentalan

Genteng beton

//
Comment0
SNI: 03-0096-1999 Standar ini meliputi syarat mutu (ukuran, pandangan luar, beban lentur, penyerapan air); pengambilan contoh; pengiriman contoh; cara uji; syarat lulus uji; syarat penandaan.

Jendela aluminium paduan, Syarat umum

//
Comment0
SNI: 03-0573-1989 Ketentuan umum, klasifikasi dan simbol, syarat mutu dan cara uji jendela aluminium paduan. Tidak mencakup jendela pada dinding penyekat sebelah dalam, kisi-kisi bergerak, jendela kisi-kisi dan dinding tirai. Diklasifikasikan dalam 6 tipe. Syarat mutu mencakup bahan, konstruksi, alat
1 2 3 5