Dialog Menteri PUPR Bersama Para Pejabat Fungsional Badan Litbang PUPR

//
Comment0

Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Forum Dialog Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Bersama Para Pejabat Fungsional Peneliti dan Perekayasa Badan Litbang PUPR. Acara yang diselenggarakan pada hari Jumat tanggal 10 Juni 2016 di Graha Wiksa Praniti Bandung, merupakan satu rangkaian dengan acara Ground Breaking Flyover Antapani.

Forum Dialog Menteri PUPR Bersama Para Pejabat Fungsional Badan Litbang PUPR dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono didampingi oleh Kepala Badan Litbang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Arie Setiadi Moerwanto.

Sebelum forum dimulai, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono didampingi oleh Kepala Badan Litbang Kementerian PUPR, Arie Setiadi Moerwanto dan Para Kepala Pusat Litbang berkeliling ruang pameran untuk melihat produk – produk terbaru dari setiap Pusat Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

DSC_00711

DSC_01799

Forum Dialog dibuka oleh Kepala Badan Litbang Kementerian PUPR, Arie Setiadi Moerwanto dilanjutkan dengan paparan singkat terkait ruang lingkup penelitian dan hasil dari setiap Pusat Litbang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang disampaikan oleh masing – masing Kepala Pusat Litbang dari Perumahan dan Permukiman, SDA, Jalan dan Jembatan, serta PKPT.

Dialog antara Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bersama Para Pejabat Fungsional Peneliti dan Perekayasa Badan Litbang PUPR berlangsung dengan baik. Panitia pun menyediakan fasilitas teleconference untuk menjangkau para peneliti dan perekayasa yang berada diluar Bandung. Dialog ini menjadi salah satu penghubung Para Peneliti dan Perekayasa secara langsung dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Mereka dapat menyampaikan pendapat ataupun masukan secara personal dan ditanggapi secara langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

DSC_02100

Leave a Reply