Diskusi Teknik Membangun Jejaring Penyediaan Data Perumahan dan Permukiman

//
Comment0

Sistem basis data (sistem informasi) bidang permukiman dapat digunakan untuk penyimpanan data, pembaharuan data (updating), akses data dan pengolahan data menjadi informasi. Pengembangan yang utama adalah sistem basis data bidang permukiman yang akan dilengkapi dengan sistem informasi yang dapat diakses oleh pihak luar dengan menggunakan sistem internet. Di sisi lain, belum optimalnya fungsi sistem basis data infrastruktur bidang permukiman dalam menunjang pengambilan keputusan sehingga perlu adanya proses pengumpulan data yang efisien dan efektif. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan membangun jejaring sistem informasi data perumahan dan permukiman melalui koordinasi dan sinkronisasi antar stakeholders yang berkepentingan. Atas dasar itulah maka diskusi teknik yang mengundang beberapa narsumber dari instansi pemerintah dan konsultan terkait ini diselenggarakan.

Diskusi teknik yang diselenggarakan di Hotel Grand Pasundan, Bandung pada tanggal 13 Oktober 2010 ini dibuka dengan penyampaian laporan penyelenggaraan oleh Drs. Duddy D. Kusumo, MBA selaku Kepala Sub Bidang Standar dan Diseminasi Puslitbang Permukiman dan dilanjutkan dengan pengarahan pelaksanaan kegiatan oleh Ir. Arief Sabaruddin, CES selaku Kepala Bidang Standar dan Diseminasi Puslitbang Permukiman mewakili Kepala Puslitbang Permukiman.

Beberapa perwakilan dari instansi pemerintah maupun konsultan terkait menyampaikan bahasan materi, yaitu: perwakilan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Drs. Muslimin Kulle MSi selaku pembicara utama membahas materi berjudul Penerapan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), berkaitan dengan pembentukan PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) di setiap instansi pemerintahan. Beliau juga menambahkan setiap informasi yang ingin disampaikan kepada umum, misalnya dengan tayangan melalui internet, harus disaring dahulu, karena beberapa informasi ada yang menjadi hak umum untuk diketahui namun juga ada yang menjadi hak instansi yang bersangkutan untuk tidak diinformasikan kepada umum. Acara kemudian selanjutnya dibagi menjadi beberapa sesi. Sesi pertama adalah pembahasan struktur jaringan data Puslitbang Permukiman, sebagai pembicara diantaranya adalah Dra. Yulinda Rosa MSI dari bidang Standar dan Diseminasi, Ir. Johny Rakhman Dipl. E. Eng dari bidang Program dan Kerjasama dan Zufri Chan ST dari pihak konsultan. Sesi kedua membahas struktur jaringan data Dirjen Cipta Karya dan Pusat Pengolahan Data, mewakili Dirjen Cipta Karya adalah Sri Murni Edi S.Kom, M.M dan Pusat Pengolahan Data adalah Komang Sri Hartini ST, MSC. Sementara pada sesi ketiga tampil dua pembicara yaitu dari Badan Pusat Statistik yang diwakili oleh Togi Siahaan, MPS dan Dinas Permukiman dan Perumahan Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Indi Nurdiansyah, ST.

Sebagai penutup, Ir. Arief Sabaruddin, CES memberikan simpulan dari diskusi teknik ini, diantaranya beliau menyampaikan bahwa saringan data yang akan dipublikasikan harus didiskusikan terlebih dahulu di tingkat internal Kementerian Pekerjaan Umum, pengembangan data spasial, penyaringan informasi agar dibuat Standard Operation Procedur-nya (SOP) dan indikator-indikator harus mengacu ke Standar Nasional Indonesia.

Leave a Reply