DISKUSI TEKNIK PENILAIAN KEANDALAN BANGUNAN GEDUNG DALAM RANGKA SERTIFIKASI LAIK FUNGSI (SLF) BANGUNAN GEDUNG

//
Comment0
Venue : Ruang Sonokeling, Gedung Manggala Wanabhakti, Jl. Jenderal Gatot Subroto, Senayan – Jakarta
Date : 23 Juni 2011

LATAR BELAKANG

Undang-Undang Nomor 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung (UUBG) menyatakan bahwa pemanfaatan bangunan gedung dilakukan oleh pemilik atau pengguna bangunan gedung setelah bangunan gedung tersebut dinyatakan memenuhi persyaratan laik fungsi (Pasal 37). Suatu bangunan dinyatakan laik fungsi apabila telah dilakukan pengkajian teknis terhadap pemenuhan seluruh persyaratan teknis bangunan gedung dan Pemerintah Daerah mengesahkannya dalam bentuk Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Salah satu persyaratan teknis yang harus dipenuhi adalah persyaratan keandalan bangunan gedung yang meliputi persyaratan aspek keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan. Hasil penilaian keandalan bangunan gedung menjadi pertimbangan utama dalam rekomendasi penerbitan SLF. Untuk itu, diperlukan suatu pedoman yang dapat dijadikan panduan bagi para pengkaji teknis dalam melaksanakan pemeriksaan dan penilaian terhadap aspek keandalan bangunan gedung. Pedoman penilaian ini diharapkan memberikan panduan tata cara pemeriksaan dan metoda penilaian dengan kriteria penilaian yang jelas dan terukur terhadap kinerja aspek keandalan yang disyaratkan.

Kriteria penilaian yang jelas akan membantu Pemerintah Daerah dalam memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang kebijakan yang diambilnya terhadap suatu bangunan gedung. Di lain pihak, kriteria penilaian ini dapat dijadikan sebagai acuan bagi penyelenggara bangunan gedung untuk mewujudkan bangunan gedung yang andal sesuai amanat Undang-Undang Bangunan Gedung.

TUJUAN

Pedoman penilaian keandalan bangunan gedung menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung implementasi sertifikasi laik fungsi bangunan gedung. Diskusi teknis ini adalah salah satu upaya untuk mewujudkan pedoman penilaian keandalan bangunan gedung dalam rangka mendukung pelaksanaan Undang-Undang Bangunan Gedung.

Diskusi teknis ini ditujukan untuk membangun kesepakatan dari segenap pemangku kepentingan tentang penilaian keandalan bangunan gedung dalam rangka pemberlakuan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

PESERTA

Diskusi teknik ini melibatkan peserta dari kalangan Pemerintah Daerah, Asosiasi Profesi, Pengelola gedung, Akademisi, dan Asuransi.

MATERI

Diskusi teknik akan membahas Konsep Pedoman Penilaian Keandalan Bangunan Gedung  yang telah disusun oleh Tim Pusat Litbang Permukiman.

KONTAK

Informasi dan konfirmasi Diskusi Teknik dapat menghubungi:
Fefen Suhedi
fefen.s@puskim.pu.go.id
Telp. 022-7798393
Fax. 022-7798392

Leave a Reply