Diskusi Teknis : Pengelolaan Bank Tanah

//
Comment0

Pengelolaan Bank Tanah  (1)

Pencadangan tanah merupakan salah satu terobosan dalam pemenuhan kebutuhan tanah bagi penyediaan perumahan. Pengelolaan Bank Tanah merupakan salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan penyediaan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Naiknya intensitas pembangunan serta harga tanah menjadi kendala terbatasnya ketersediaan tanah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah. 

Permasalahan itulah yang melatarbelakangi Balai Perumahan dan Lingkungan Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman mengadakan diskusi teknis dengan tema Pengelolaan Bank Tanah Dalam Memenuhi Kebutuhan Perumahan tanggal 27 Mei 2016 di Graha Wiksa Praniti Bandung. Di dalam forum diskusi ini turut serta para ahli dari berbagai bidang yaitu  Perencanaan dan Perancangan Kota, Hukum, Karakteristik Pertanahan, serta Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Forum diskusi teknis ini dibuka oleh Kepala Balai Perumahan dan Lingkungan Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman, Johny Fajar Sofyan Subrata.

Pengelolaan Bank Tanah  (2)

Pelaksanaan diskusi dipandu oleh Kepala Bidang Program dan Evaluasi, Aris Prihandono selaku moderator. Forum ini bertujuan untuk menampung masukan para ahli dan praktisi terkait penyediaan tanah untuk memenuhi kebutuhan perumahan. Negara memiliki kewenangan untuk mengatur terkait persediaan tanah. Selain negara tidak diperbolehkan untuk memiliki bank tanah, namun pada faktanya berbeda. “Perusahaan swasta dengan bangga mengatakan bahwa mereka mempunyai Bank Tanah,” ungkap Uke Mohammad Husein, Perwakilan Direktorat Tata Ruang dan Pertahanan.

Diskusi ini diharapkan dapat mendukung konsep yang lebih komprehensif terkait percepatan realisasi Bank Tanah, supaya kebutuhan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dapat segera terpenuhi seperti yang diungkapkan oleh Johny Fajar Sofyan Subrata, Kepala Balai Perumahan dan Lingkungan pada saat pembukaan forum diskusi.

Leave a Reply