Kolokium Pusat Litbang Permukiman 2010

//
Comment0
thumb berita

Penyelenggaraan Kolokium merupakan agenda tahunan Puslitbang Permukiman untuk mengkomunikasikan hasil-hasil kegiatan litbang dari para peneliti. Melalui forum kolokium diharapkan dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap hasil litbang dan memanfaatkannya untuk keperluan penyelenggaraan infrastruktur permukiman secara luas.Untuk tahun 2010 Kolokium Hasil Litbang Permukiman mengambil tema: “Meningkatkan Aplikasi Teknologi Bidang Permukiman Dalam Mendukung Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim Serta Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasiskan Kearifan Lokal”Tema ini dimaksudkan untuk memperkuat peran litbang dalam aplikasi teknologi bidang permukiman yang tanggap terhadap isu-isu strategis pembangunan infrastruktur permukiman, yaitu perubahan iklim dan ekonomi kreatif.kolokium ini akan diselenggarakan selama 2 (dua) hari dari tanggal 30 – 31 Maret 2010 dengan lingkup kegiatan yaitu :

  • Presentasi hasil Litbang sebanyak 49 makalah, dengan lingkup bahasan : 1) Penyediaan air minum, air limbah, dan pengelolaan sampah berbasis 3 R (Reduce, Recycle, Reuse); 2) Pengembangan konservasi energi dan proteksi kebakaran yang handal dan ramah lingkungan dalam mendukung keberlanjutan ekosistem permukiman; 3) Model permukiman ekologis dan peremajaan kawasan; 4) Rekayasa sistem struktur dan konstruksi bangunan gedung, mitigasi bencana, dan produktivitas konstruksi; dan 5) Pengembangan limbah industri sebagai komponen bangunan dan bahan bangunan alternatif berbasis kayu dan bambu
  • Open house meliputi : 1) Pameran Produk Kreatif Hasil Kemitraan, yang merupakan wadah untuk mensosialisasikan aplikasi teknologi hasil litbang permukiman dengan melibatkan berbagai mitra kerjasama. 2) Pelayanan Informasi Hasil Litbang, yang merupakan open-house bagi para peserta kolokium untuk mendapatkan pelayanan informasi dan konsultasi dengan para peneliti serta kerjasama pemanfaatan hasil litbang.

Acara kolokium pada hari pertama diawali dengan Laporan Penyelenggaraan yang disampaikan oleh Kepala Pusat Litbang Permukiman, Dr. Ir. Anita Firmanti, MT dan dilanjutkan dengan penyampaian sambutan oleh Kepala Badan Litbang Kementerian PU, Dr. Ir. M. Amron, M.Sc sekaligus membuka acara kolokium mewakili bapak Menteri Pekerjaan Umum, Ir. Djoko Kirmanto, Dipl. HE.Salah satu acara dalam pembukaan kolokium ini adalah penandatangan  MOU kerjasama penelitian antara Pusat Litbang Permukiman dengan Instansi Pemerintah dan Pihak Swasta, yaitu:

  • Bappeda Kabupaten Kaur Propinsi Bengkulu dalam pengembangan bahan bangunan lokal, yang diwakili oleh Kepala Bappeda Kabupaten Kaur, Ir. Bandi Hermawan, M.Sc,
  • PT Drymix Indonesia dalam pengembangan produk bahan bangunan berbaku semen, yang diwakili oleh Presiden Direktur PT. Drymix Indonesia, Pino Iskandar.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi yang disampaikan oleh 5 (lima) Pembicara Kunci yang terdiri dari:

  1. Direktur Penilaian Kerusakan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Ir. Adhy Duriat Soemono, Dipl. HE dengan topik Kebijakan dan Strategi Penanggulangan Bencana;
  2. Kepala Sub Bidang Adaptasi Perubahan Iklim Sektor Kehutanan, Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Yulia Suryanti, S.Si., M.Sc dengan topik Kebijakan Strategi dalam Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim;
  3. Direktur Rating and Technology Green Building Council of Indonesia, Ir. Rana Yusuf Nasir dengan topik Konsepsi Bangunan Hijau (Green Building);
  4. Direktur Bidang Pemberdayaan Koperasi dan UKM, Bappenas, Dr. H. Herry Suhermanto dengan topik Konsepsi dan Kebijakan Ekonomi Kreatif dalam Sub Sektor Penelitian dan Pengembangan;
  5. Kepala Bidang Strategi Pembangunan, Kementerian Pekerjaan Umum, Ir. Sunjoto, M.SOC. Sc dengan topik Dukungan Penelitian dan Pengembangan dalam Penyelenggaraan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Permukiman.

Kemudian dilanjutkan dengan Presentasi Hasil Litbang yang terdiri dari 3 lingkup bahasan, yaitu :

  1. Penyediaan Air Minum, Air Limbah, dan Pengelolaan Sampah Berbasis 3 R (Reduce, Recycle, Reuse)
  2. Rekayasa Sistem Struktur dan Konstruksi Bangunan Gedung, Mitigasi Bencana, dan Produktivitas Konstruksi
  3. Model Permukiman Ekologis dan Peremajaan Kawasan.

Kolokium Puslitbang Permukiman dihadiri oleh ±250 peserta, yang terdiri dari:

  1. Akademisi dan asosiasi profesi di bidang bidang tata ruang, tata bangunan, air minum dan penyehatan lingkungan permukiman;
  2. Praktisi penyelenggara infrastruktur permukiman yang meliputi instansi pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta dan masyarakat.

 

Leave a Reply