Pelatihan Audit Teknis Bangunan Negara, Mahkamah Agung RI

//
Comment0

Merupakan suatu kenyataan bahwa mayoritas pegawai yang bekerja di lingkungan Mahkamah Agung RI saat ini tidak memiliki latar belakang atau berkualifikasi keteknikan sedangkan pekerjaan yang dilakukan diantaranya sangat berkaitan langsung dengan penilaian kelayakan bangunan gedung. Atas dasar latar belakang itulah maka Mahkamah Agung RI melakukan pelatihan tata cara penilaian dan mengestimasi kebutuhan biaya rehabilitasi dengan tema ”Audit Teknis Bangunan Gedung Negara”. Pelatihan ini diadakan bekerjasama dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum. Hal lain yang melatarbelakangi pelatihan ini adalah Undang-undang nomor 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung dan pada tahun 2010 mencakup aspek-aspek, fungsi, persyaratan bangunan gedung.Maksud dan tujuan dari pelatihan ini, yaitu : pengembangan pemahaman UU konstruksi bangunan pada pegawai Mahkamah Agung, pengembangan pemahaman persyaratan teknis keandalan bangunan pada pegawai Mahkamah Agung dan pemahaman penilaian kelayakan bangunan pada pegawai Mahkamah Agung.Output yang diharapkan dari pelatihan ini adalah agar para pegawai Mahkamah Agung: memahami UU konstruksi bangunan, memiliki pemahaman  persyaratan teknis keandalan bangunan dan memiliki pemahaman tentang penilaian kelayakan bangunan. Sedangkan untuk outcome  yang diharapkan adalah: terbentuknya sumber daya manusia di Mahkamah Agung yang paham mengenai bangunan dan tersedianya bangunan yang handal.Pelatihan ini diselenggarakan tanggal 4 Maret s.d. 6 Maret 2010, bertempat di Hotel Puri Khatulistiwa Jln. Jatinangor, Kabupaten Bandung dan diikuti oleh peserta dari lingkungan MA – RI sebanyak 48 orang dan mengundang beberapa narasumber dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman dengan pembahasan topik pelatihan sebagai berikut, Ir. Arief Sabaruddin, CES dan Yuri Hermawan, ST. MT membahas topik “Penyelenggaraan Bangunan Gedung sesuai UUBG 28/2002”, Ir. Wahyu Wuryanti, MSc membahas topik “Struktur Konstruksi Rumah Tahan Gempa”, Lasino, ST. APU dan Dani Cahyadi, ST membahas topik “Pengantar Teknologi Beton dan Pelaksanaan Pekerjaan Lapangan” dan “Persyaratan Teknis Bangunan Gedung”, Andriati, A. Husin. MSi membahas topik “Pengendalian Mutu Beton, Persyaratan PC, Agregat Kasar dan Halus”dan Ir. M. Edinur membahas topik “Persyaratan Baja Tulangan Beton”.Pada hari terakhir dari pelatihan ini diadakan kunjungan ke Pusat Litbang Permukiman, yaitu mengunjungi : laboratorium bahan bangunan, laboratorium struktur dan konstruksi bangunan, laboratorium sains bangunan dan  laboratorium lingkungan permukiman.

Leave a Reply