Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional

//
Comment0

Jakarta Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) yang diperingati setiap tanggal 10 Agustus, Pusat Litbang Permukiman ikut serta dalam acara Peringatan Hakteknas ke-16 yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset dan Teknologi. Adapun Keterlibatan Pusat Litbang Permukiman dalam acara tersebut untuk memamerkan hasil litbang permukiman diantaranya Tenda Keluarga, C-Plus, N-Panel, Rika, Risha, Mobile Unit, Rumah Tahan Gempa, Bambu Laminasi, serta beberapa hasil litbang permukiman lainnya.

Peringatan Hakteknas bertujuan untuk menghargai keberhasilan putra putri Indonesia dalam berkreasi dan berionovasi, juga sebagai wahana menumbuhkan budaya masyarakat yang kondusif bagi tumbuh kembang Sistem Inovasi Nasional. Budaya yang mencerminkan nilai-nilai iptek yang obyektif, rasional, maju, unggul dan mandiri. Sebagai ajang sosialisasi, hakteknas juga dimaksudkan untuk secara terus menerus menstimulasi, membangkitkan daya kreasi dan inovasi yang diharapkan menjadi modal dasar dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan peradaban bangsa.

Peringatan Hakteknas diselenggarakan pada tanggal 10-12 Agustus 2011 bertempat di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Serpong. Acara Pembukaan RITECH Expo 2011 diawali dengan sambutan oleh Sekretaris Menteri Ristek, Dr. Mulyanto. M.Eng. Acara tersebut resmi dibuka oleh Menteri Ristek, Drs. Suharna Surapranata, M.T., dilanjutkan dengan acara penandatanganan MoU dan Innovation Lecture, serta beberapa acara inti.

Acara puncak peringatan Hakteknas ke-16 berlangsung pada hari pertama sekitar pukul 15.00 WIB. Acara diawali dengan Laporan Menteri Negara Riset dan Teknologi yang dilanjutkan dengan pemberian Anugerah Iptek Prayogasala (Pranata Litbang), Anugerah Iptek Labdhakretya (Kreativitas dan Inovasi), Anugerah Iptek Budhipura (Pemerintah Kabupaten/Kota), Anugerah Iptek Widyasilpawijana (Peneliti dan Perekayasa) serta penyerahan secara simbolik sumbangan Sabak-Moe dari PT. TELKOM kepada Mendiknas untuk guru, murid dan mahasiswa. Selanjutnya arahan oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Dr. Susilo Bambang Yudhoyono serta dialog Presiden RI dengan Rektor, Peneliti, Perekayasa, Inovator, Industri, dan Mahasiswa.

Leave a Reply