Balai Litbang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman

TUGAS  :

Berdasarkan Permen PU No 20/PRT/M/2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Balai Penelitian dan Pengembangan Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman mempunyai tugas melaksanakan penelitian dan pengembangan bidang air minum dan penyehatan lingkungan permukiman.

FUNGSI  :

Balai Penelitian dan Pengembangan Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman menyelenggarakan fungsi:
a. penyiapan bahan penyusunan program;
b. pelaksanaan penelitian;
c. pelaksanaan pengembangan;
d. pelaksanaan diseminasi;
e. penyiapan Hak Kekayaan Intelektual;
f. pelaksanaan pelayanan teknis meliputi pengujian, pengkajian, inspeksi dan sertifikasi;
g. fasilitasi pelaksanaan alih teknologi;
h. penyiapan data base;
i. penyiapan standar dan pedoman;
j. pengelolaan laboratorium; dan
k. evaluasi dan pelaporan.

SUSUNAN ORGANISASI :

Susunan organisasi Balai Penelitian dan Pengembangan Air
Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman, terdiri atas:
a. Seksi Penyelenggara Teknis : Seksi Penyelenggara Teknis mempunyai tugas menyiapkan bahan penyusunan program, melakukan penelitian, pengembangan, perekayasaan, penyiapan standar dan pedoman, penyiapan data base serta administrasi, evaluasi dan pelaporan.
b. Seksi Layanan : Seksi Layanan mempunyai tugas menyiapkan bahan penyusunan program, melakukan diseminasi, pengelolaan laboratorium, pelaksanaan pelayanan teknis meliputi pengujian, pengkajian, inspeksi dan sertifikasi, fasilitasi pelaksanaan alih teknologi, penyiapan Hak Kekayaan
Intelektual, sertifikasi serta administrasi, evaluasi dan pelaporan.
c. Kelompok Jabatan Fungsional.

LOKASI DAN WILAYAH KERJA :

1. Balai Penelitian dan Pengembangan Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman berlokasi di Bandung, Jawa Barat.

2. Wilayah kerja Balai Penelitian dan Pengembangan Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman meliputi seluruh wilayah Indonesia.

 

 FASILITAS LABORATORIUM :

1. Laboratorium Uji Kualitas Air, Kualitas Sampah, dan Kualitas Udara (terakreditasi oleh Komisi Akreditasi Nasional (KAN) No. LP-299-IDN tanggal 24 April 2005 sesuai persyaratan ISO/IEC 17025-2005).

2. Laboratorium uji kualitas air, kualitas sampah, dan kualitas udara.

3. Laboratium uji mutu pipa PVC ,pipa PE,pipa HDPE, dan Laboratorium uji mutu meter air. 

4. Lembaga inspeksi instalasi pengolahan air.

 

 ALAMAT :

1.Jl. Panyawungan Cileunyi Wetan Kabupaten Bandung, Tel: 022-7798393 Fax: 022-7798392.

2. Laboratorium Uji Mutu Pipa PV, C, Pipa PE, PIPA HDPE, dan Laboratorium Uji Mutu Meter Air (terkreditasi oleh Komisi Akreditasi Nasional (KAN) No. LP-299-IDN tanggal 24 April 2005 sesuai persyaratan ISO/IEC 17025-2005). Alamat : Jl. Turangga No. 7 Bandung, Tel: 022-7304168.

3. Lembaga Inspeksi Instalasi Pengolahan Air (terkareditasi Komisi akreditasi Nasional (KAN) No. LI-035-IDN, tanggal 1 Agustus 2008, sesuai dengan persyaratan ISO/IEC 17020-1998, tipe A).
Alamat : Jl. Panyawungan Cileunyi Wetan Kabupaten Bandung, Tel: 022-7798393 Fax: 022-7798392.

PRODUK LITBANG :

1. Pengolahan air bersih sistem mobile.

2. Instalasi pengolahan air laut dengan tenaga surya.

3. Instalasi pengolahan air gambut individual dan komunal.

4. Pompa Hidram.

5. Paket Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) dengan Sistem Dinamik Mixer.

6. Instalasi pengolahan air payau untuk permukiman pulau-pulau kecil dan daerah pantai.

7. Konsep pemberdayaan masyarakat dalam penyediaan air minum berbasis masyarakat.

8. Instalasi pengolahan air payau untuk permukiman pulau-pulau kecil dan daerah pantai.

9. Biofil untuk pengolahan air limbah rumah tangga.

10. Biority untuk pengolahan air limbah rumah tangga.

11. Komposter individual dan komunal untuk pengolahan sampah organik.

12. Sistem penyediaan air minum dan sanitasi daerah endemis (Desa Akar-akar Nusa Tenggara Barat, Desa Tanah Merah dan Sempatan Timur Kabupaten Tangerang).

13. Sistem pengelolaan sampah perkotaan berbasis 3R (reuse, reduce, recycle) Kota Banjar.

14. Sumur resapan air hujan lahan pekarangan.

15. Saluran Porous untuk drainase air hujan.

16. Tempat pemrosesan akhir (TPA) sampah untuk daerah pasang surut.

17. Model pengolahan air limbah dengan kolam sanitasi.    

 32a Alat uji PVC-2

1 Response

  1. joko widiyatmoko

    Yth. Kepala Balai,
    Saya menyimak tentang Balai Air yang di bawah Kementerian PUPera. Beberapa waktu lalu di DIY, ada Satker Air Minum yang menyelenggarakan kegiatan di PIP2B DIY. Nah, kalau menyimak wilayah kerja Balai Air yang di Bandung yang mencakup seluruh wilayah NKRI, apakah instansi atau kantor di daerah bisa diaktifkan?
    Sejauh yang saya baca dari papan nama yang terpajang di pinggir jalan, di DIY, khususnya di Jalan Munggur, terdapat Satker Air Minum, tetapi kedudukannya bukan sebagai Balai. Apakah dimungkinkan, untuk ada sejumlah Balai Air di bawah Balitbang KemenPUPera, di Daerah-Daerah? Utamanya, mengaktifkan kantor-kantor yang ada (eksisting). Hanya memang, kendalanya, yangdi DIY itu, kantor/kinerjanya menginduk kepada Direktorat Cipta Karya, KemenPUPera.

Leave a Reply to joko widiyatmoko Cancel Reply