Property Community Gathering ”Smart Way: to be a Healthy Home”

//
Comment0
thumb berita

Rumah adalah salah satu kebutuhan dasar manusia dan sebagai faktor penting dalam upaya peningkatan harkat dan martabat, mutu kehidupan serta kesejahteraan rakyat. Rumah tidak sekedar wujud fisik suatu bangunan gedung, tetapi juga mempunyai fungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan keluarga. Disisi lain sebagai lembaga Litbang dibawah Kementerian PU, Puslitbang Permukiman diarahkan untuk mengembangkan teknologi yang bermanfaat, aplikatif, inovatif dan kompetitif untuk mendukung penyelenggaraan infrastruktur permukiman. Para peneliti Puslitbang Permukiman terus melakukan pengkajian dan inovasi untuk meningkatkan kualitas infrastruktur permukiman, termasuk penataan ruang, sistem struktur dan konstruksi bangunan, bahan bangunan, sistem proteksi kebakaran, sistem penghawaan, pencahayaan, tata suara serta sistem air minum dan sanitasi dan juga tanggap terhadap bencana yang semakin insentif.

Hal itulah yang dijelaskan oleh Ir. Johny F. S. Subrata, MA selaku Kepala Bidang Program dan Kerjasama yang mewakili Kepala Puslitbang Permukiman dalam sambutan pembukaan pada penyelenggaraan Property Community Gathering dengan tema ”Smart Way: to be a Healthy Home” yang diadakan atas kerjasama antara Puslitbang Permukiman dan Harian Kompas Biro Jawa Tengah, bertempat di Vina House, jalan Diponegoro 29, Semarang pada tanggal 24 Juli 2010. Selain Ir. Johny F. S. Subrata, MA., disampaikan pula sambutan dari Direktur Bisnis PT. Kompas Media Nusantara, Abun Sanda pada sesi pembukaan acara ini.

Pada acara inti, para narasumber menyampaikan materinya antara lain: Novriansyah Yakub, ST selaku Arsitek dan Visual Editor Majalah IDEA yang mengisi pada sesi materi (#1), disampaikan bahwa ”yang dimaksud dengan green design adalah desain (terutama desain bangunan yang mengutamakan efisiensi energi, material yang terbarukan, kualitas berkelanjutan, penggunaan material lokal, penggunaan perabot yang hemat energi dan ramah lingkungan, pengaturan limbah agar tidak mencemari lingkungan”. Pada sesi materi (#2) Ir. Arief Sabaruddin, CES yang merupakan Peneliti Madya Puslitbang Permukiman menyampaikan bahwa ”rumah sehat hendaknya bukan merupakan keinginan dari pemilik rumah tapi harus menjadi kebutuhan utama”. Hal ini dikuatkan dengan pendapat Linda Kusuma Kho yang merupakan Praktisi Feng Shui menjelaskan ”rumah sehat secara umum adalah rumah yang bersih, rapi dan memiliki sirkulasi udara yang lancar dan penerangan yang cukup, indikatornya adalah semakin bersih rumah maka semakin tertib perilaku dari orang/ penghuninya”. Selain narasumber di atas juga turut hadir mengisi acara yaitu Prof. Dr. Ir. Y. Budi Widianarko, MSc selaku Rektor dan Guru Besar Toksikologi Lingkungan, Unika Soegijapranata

 

Leave a Reply