PUPR Rampungkan Rekonstruksi Pasca Gempa Aceh 2016

//
Comment0

Tribunnews.com – Kementerian PUPR telah selesaikan rekonstruksi infrastruktur yang terdampak bencana gempa bumi di Aceh pada 7 Desember 2016 lalu. Rekonstruksi yang telah selesai diantaranya yakni pembangunan 20 sekolah permanen di Kabupaten Pidie Jaya dan Bireuen, Pembangunan Masjid At – Taqarub, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-aziziyah, Pasar Ule Glee dan Fasilitas Kesehatan RSUD Kabupaten Pidie Jaya. Rekonstruksi infrastruktur oleh Kementerian PUPR merupakan perintah Presiden Joko Widodo.pupr_20180810_125418

“Semua perbaikan dan penyediaan infrastuktur sudah dilakukan. Saya kira bisa kita lihat, kita sudah perbaiki,” jelas Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu. Melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR pembangunan Masjid At-Taqarub yang berada di Kecamatan Trienggadeng telah rampung dan sudah digunakan oleh masyarakat sejak bulan ramadhan 2018 silam. Masjid dibangun di atas tanah seluas 4.635 meter persegi sebanyak dua lantai dilengkapi fasilitas ruang wudhu pria dan wanita, perpustakaan, kantor sekretariat, ruang imam, ruang bilal, ruang rapat dan dapat menampung 2.000 jamaah. Pembangunan STAI Al Aziziyah berupa bangunan 4 lantai dan 1 basemen yang dapat menampung 324 orang mahasiswa. Diharapkan dengan berfungsi kembali STAI Al Aziziyah turut membantu peningkatan sumber daya manusia dalam bidang pendidikan islam.

Sementara pembangunan Pasar Ule Glee di Kabupaten Pidie Jaya berupa atu lantai dengan fasilitas meja pasar 23 unit, meja pasar daging 23 unit, dan 4 unit kamar mandi. Kini pasar tradisional Ule Glee memiliki fasilitas yang representatif dan diharapkan bisa menghidupkan geliat perekonomian masyarakat. Pembangunan mesjid At-Taqarub, STAI Al Aziziyah dan Pasar Ule Glee menggunakan anggaran APBN Kementerian PUPR tahun 2017 – 2018 sebesar Rp56,14 miliar. RSUD Pidie Jaya yang mengalami rusak akibat gempa bumi juga telah selesai direkonstruksi oleh Kementerian PUPR dan siap untuk diresmikan. Fasilitas ysng dibangun diantaranya instalasi gawat darurat, poliklinik, dan ruang gas medik. Pembangunan menggunakan APBN TA 2017 – 2018 senilai Rp21,136 miliar sejak 30 November 2017 hingga 27 Juli 2018.

Rekonstruksi Sekolah dengan Teknologi Risha

Untuk menggantikan bangunan sekolah yang rusak, PUPR pun telah membangun 20 sekolah permanen di Kabupaten Pidie jaya dan Kabupaten Bireuen. Pembangunan menggunakan anggaran tahun 2017 dengan nilai kontrak Rp55,151 miliar. Konstruksi yang digunakan adalah pengembangan dari teknologi RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat) yang dikembangkan Balitbang dan dikenal sebagai bangunan tahan gempa. Selain itu pengerjaannya dilakukan dengan sistem modular sehingga dapat dipasang secara cepat. Masa pelaksanaan pembangunan sekolah selama 150 hari. Selengkapnya klik disini

Leave a Reply