SEMINAR NASIONAL ARSITEKTUR TRADISIONAL

//
Comment1

Medan, Balai Litbang Perumahan Wilayah I Medan Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman menyelenggarakan kegiatan Seminar Nasional Jelajah Arsitektur Tradisional 2017 dengan tema Menerapkan kemanfaatan pengetahuan lokal dan arsitektur tradisional untuk permukiman masa kini dan mendatang di Hotel Santika Dyandra Medan Selasa, (12/09/2017).

DSC_0036 Didahului dengan laporan penyelenggaraan oleh Kepala Balai Litbang Wilayah I Medan Agus Sarwono, menyampaikan bahwa selain sarat kajian ilmiah, Seminar Nasional jelajah arsitektur tradisional 2017 menjadi momentum serta kontribusi Balai Litbang Perumahan Wilayah I Medan yang menjadi  tuan rumah kegiatan dengan tujuan  untuk memperoleh rekomendasi terkait pengembangan permukiman masa kini dan mendatang berdasarkan nilai-nilai tradisi yang baik dan mendapatkan masukan terkait tantangan serta kebutuhan litbang perumahan dan permukiman tradisional, acara selanjutnya adalah sambutan Sekretaris Badan Litbang Herry Vaza dan dilanjutkan dengan pembukaan oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, Nurhalizah Marpaung.  

DSC_0062 Dengan dimoderatori Purnama Salura seminar nasional menghadirkan 3 pembicara kunci (keynote speaker).

Pertama,  Himasari Hanan yang membawakan materi Rumah Tradisional Sebagi “Collective Memory” Bagi Pengembangan Model Permukiman.

Kedua,  Yu Sing,  yang menyajikan Rekontekstualisasi Arsitektur Nusantara.

Ketiga, Sudaryono, yang menyajikan materi Membangun dan Menerapkan Teori Arsitektur Permukiman Lokal.

 Seminar ini mengundang seluruh pihak yang berkecimpung dan terlibat dalam penelitian dan praktek Arsitektur Tradisional untuk menyampaikan dan mempresentasikan makalah dengan sub-topik yaitu Penerapan tradisi pengetahuan tektonika (keteknikan yang didalamnya tercakup struktur dan konstruksi), Penerapan tradisi penguasaan pengetahuan material bangunan, serta Penerapan tradisi cara membangun

Keesokan harinya acara dilanjutkan dengan Field trip ke Brastagi melihat rumah adat Lingga, kemudian ke Kabupaten Simalungun dengan rumah adat Bolon Pematang Purba, dan ke pulau Samosir dengan rumah Bolon Huta Sialagan.

 

 

 

Seminar ini mengundang seluruh pihak yang berkecimpung dan terlibat dalam penelitian dan praktek Arsitektur Tradisional untuk menyampaikan dan mempresentasikan makalah dengan sub-topik yaitu Penerapan tradisi pengetahuan tektonika (keteknikan yang didalamnya tercakup struktur dan konstruksi), Penerapan tradisi penguasaan pengetahuan material bangunan, serta Penerapan tradisi cara membangun

1 Response

Leave a Reply