Studi Lapangan Insgreeb UGM Terkait Konservasi Energi

//
Comment0

Peningkatan konsumsi energi yang dilakukan oleh setiap negara telah menjadi permasalahan dunia. Berbagai dampak negatif dapat ditemukan saat ini, mulai dari segi ekonomi hingga  lingkungan. Di dalam forum United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCC), pemerintah Indonesia telah memberikan komitmen untuk mengurangi tingkat emisi buang CO2 hingga 26% pada tahun 2020. Hal itu melatarbelakangi Integrated Smart and Green Building Research Group (Insgreeb) Universitas Gadjah Mada melakukan studi lapangan di Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Studi lapangan yang dilakukan pada tanggal 31 Mei 2016 dihadiri oleh Jonsirwan dan Wahyu Sujatmiko selaku perwakilan dari Balai Tata Bangunan. Selain konservasi, dalam kunjungan ini juga membahas seputar green building.

Studi Lapangan Insgreeb UGM Terkait Konservasi Energi

Studi Lapangan Insgreeb UGM Terkait Konservasi Energi

Sebelum berkeliling melihat produk – produk yang dihasilkan oleh Balai Tata Bangunan Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman, terlebih dahulu dilakukan forum diskusi terkait konservasi energi dan green building antara Insgreeb UGM dan Balai Bahan Bangunan.

Insgreeb yang bergerang di bidang analisis kondisi fisis bangunan dan kuantifikasi performansi energi dengan teknologi sensor dan instrumentasi yang praktis dan inovatif, serta penyediaan solusi desain berbasis teknologi hijau ingin mengetahui lebih jauh terkait konservasi energi maupun teknologi hijau yang telah diteliti oleh Balai Tata Bangunan Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman.

Setelah berdiskusi, studi lapangan dilanjutkan dengan berkeliling Balai Tata Bangunan untuk melihat langsung teknologi yang telah dibuat maupun ruang laboratorium seperti Laboratorium Kenyamanan Bangunan Gedung, Laboratorium Konservasi Energi, dan Laboratorium Uji Perambatan Udara.

Studi Lapangan Insgreeb UGM Terkait Konservasi Energi

Leave a Reply