Toilet Canggih di Danau Toba

//
Comment0

Kompas.com – Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), pemerintah membangun sebuah toilet canggih di kawasan Wisata Tele, Samosir, Sumatera Utara. Adapun Teknologi yang dibenamkan senilai Rp 3,3 miliar itu diklaim lebih murah bila dibandingkan teknologi serupa di luar negeri. Peneliti Muda Puslitbang Kementerian PUPR Dimas Hastama Nugraha menjelaskan ada dua teknologi yang dibenamkan di dalam toilet tersebut yaitu Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Untuk IPAL misalnya yang terdiri dari atas kolam sanita dan biofil, hanya dibangun dengan anggaran Rp 209 juta. Sementara Instalasi IPA yang terdiri atas menara aerasi dan Reverse Osmose (RO) hanya menghabiskan anggaran Rp 498 juta. “Sebagai informasi kebetulan DIY (Yogyakarta) itu membangun toilet persis seperti ini, tapi teknologinya impor semua. Ada RO, ada IPAL yang didatangkan dari Swedia, bangunannya luasnya sama itu sampai Rp 5,5 milyar. Jadi Rp 2,2 lebih mahal, ” kata Dimas di lokasi, Jumat (23/3/2018)

Seluruh teknologi ini diciptakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Perumahan dan Permukiman Kementerian PUPR. Namun teknologi ini direplikasi oleh pihak ketiga yang diajak kerjasama dalam membangun toilet canggih ini. “Ini adalah replikasi perdana untuk melakukan pembuktian bahwa teknologi itu sudah bisa dikerjakan oleh pihak lain,” kata Kepala Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi Kementerian PUPR Rezeki Peranginangin. Ia pun berharap agar toilet ini nantinya dapat dijaga dan dipelihara sebaik – baiknya oleh Pemerintah kabupaten Samosir. Pasalnya kawasan Danau Toba saat ini tengah mengikuti penilaian dari UNESCO sebagai GLobal Geopark Network.

Selengkapnya klik link https://bit.ly/2GqxXXZ

Leave a Reply