Workshop Pemantapan Penyiapan Tenaga Diseminator Standar, Pedoman dan Manual Bidang Permukiman

//
Comment0

Dalam memasyarakatkan SNI (Standar Nasional Indonesia), Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman senantiasa mengadakan kegiatan diseminasi dan sosialisasi SPM (Standar, Pedoman dan Manual) bidang permukiman kepada stakeholder (instansi pemerintah lainnya). Namun faktanya kegiatan diseminasi dan sosialisasi tersebut belum nampak efektivitasnya bila melihat kejadian-kejadian yang ada di masyarakat. Salah satu aspek kelemahannya berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan adalah materi dan cara penyampaian yang dilakukan oleh diseminator perlu ditingkatkan lagi. Menyadari akan kondisi tersebut perlu kiranya disiapkan modul sekaligus kemampuan para diseminator dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman agar mampu menyesuaikan materi SPM kepada berbagai kelompok masyarakat yang berbeda sehingga diseminasi yang disampaikan lebih tepat, optimal, menarik dan mampu diserap dengan baik oleh penerima (peserta diseminasi dan sosialisasi). Hal itulah yang melatar-belakangi diselenggarakannya kegiatan ini.

Diseminasi yang diselenggarakan selama tiga hari mulai tanggal 9 hingga 11 November 2010 di Hotel Horison, Kota Bandung ini, selain diikuti oleh para peneliti dan perekayasa dari  Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman sendiri juga turut mengundang beberapa narasumber dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Bandung. Acara ini dibuka dengan penyampaian Laporan Kegiatan oleh Guswandi S. Sos dan Sambutan Pengarahan dan Pembukaan oleh Ir. Arief Sabaruddin, CES yang mewakili Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman.

Secara umum, para narasumber memberikan materi seputar teknik presentasi maupun cara menyajikannya. Seperti misalnya pada hari pertama, Drs. Dadang Sugiana, M. Si yang membawakan materi bertema Dasar-Dasar Komunikasi Efektif, menjelaskan bahwa ”komunikasi yang efektif adalah komunikasi yang mampu menghasilkan efek-efek kepada para pendengarnya, misalnya perubahan sikap, mental, dll”. Beliau juga menambahkan ”komunikasi terkadang gagal dikarenakan encoding (penuangan gagasan dalam bentuk lambang-lambang misalnya bahasa) yang ingin disampaikan oleh komunikator, sukar dimengerti oleh penerima (receiver). Tak kalah menarik, pada hari yang sama Drs. Slamet Mulyana, M. I. Kom yang menyampaikan materi berjudul ”Teknik Persuasi dalam Sosialisasi dan Diseminasi Program” menjelaskan bahwa ”teknik persuasi adalah tindakan seseorang dalam memanipulasi simbol untuk mempengaruhi orang atau sekelompok orang agar mereka dapat melakukan apa yang kita inginkan”. Beliau juga menambahkan ”prinsip-prinsip komunikasi persuasi antara lain adalah; prinsip identifikasi (apa yang dibutuhkan khalayak), prinsip tindakan (tindakan nyata yang sangat dibutuhkan) dan prinsip kejelasan (komunikasi akan lebih baik jika pesan disusun secara persuasif dan jelas)”. Sementara itu, Drs. Teddy K. Wirakusumah, M. I. Kom., dengan materinya berjudul ”Teknik Penulisan Bahan Presentasi”, menjelaskan tentang tahapan perancangan bahan presentasi yang terdiri dari proses mengenali audiens (orang yang diajak bicara), penetapan tujuan presentasi, penentuan sistem presentasinya (langsung atau menggunakan media bantu), menyusun kerangka presentasi, membuat tayangan (slide) dan penerapan fitur yang diperlukan. Beliau juga mnejelaskan fitur-fitur maupun cara penyampaian presentasi yang komunikatif melalui program ”Microsoft Office Powerpoint”, program yang lazim digunakan saat ini untuk membantu orang dalam membuat presentasi.

Pada hari kedua, tak kalah menarik hadir juga Dr. Antar Venus Khadiz, M. A. Comm., yang membawakan materi berjudul ”Teknik Presentasi” dengan penyampaian presentasinya yang interaktif dan Dr. Atwar Bajari, M.Si yang membawakan materi berjudul ”Metode Evaluasi Program Sosialisasi dan Diseminasi”. Sementara itu, pada hari ketiga kegiatan lebih banyak diisi dengan workshop yang dipandu oleh para narasumber dan presentasi dari kelompok peserta yang dibentuk berdasarkan balai-balai yang terdapat di Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. Acara kemudian ditutup dengan penyampaian kesimpulan maupun pesan-pesan oleh Prof. Dr. Ir. Suprapto, MSc. FPE. IPM yang mewakili Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman.

Leave a Reply