WORKSHOP Persiapan Penyelenggaran International Seminar on Tropical Eco-Settlements (ISTEcS) 2018

//
Comment0

Saat ini prinsip-prinsip kesamaan (equity), kesetaraan (equality), dan menjadi suatu pembahasan yang menarik, mengingat prinsip-prinsip tersebut menjadi bagian dari 17 Sustainable Development Goals (SDGs). Kesamaan, kesetaraan, dan keadilan menjadi suatu aturan main yang harus dijadikan dasar, diacu, dan diterapkan dalam penyelenggaraan pembangunan di perkotaan. Pemberlakuan prinsip tersebut diharapkan mampu menjaga

Kondisi perkotaan di seluruh dunia pada saat ini dihadapkan pada tekanan urbanisasi yang berat. Di satu sisi urbanisasi penting untuk pertumbuhan ekonomi kota. Namun di sisi lain, urbanisasi memicu degradasi kualitas lingkungan permukiman yang diikuti dengan berbagai eksternalitas negatif, seperti banjir, kemacetan, kekumuhan dan krisis infrastruktur yang sebagian besar lebih banyak dirasakan oleh kelompok masyarakat di luar mayoritas yang berpenghasilan menengah. Untuk itu, berbagai upaya untuk menciptakan kawasan perkotaan yang adil bagi setiap orang, termasuk wanita, anak-anak, manula, dan penyandang cacat, perlu didukung dengan ketiga dimensi pembangunan berkelanjutan: lingkungan, ekonomi dan sosial.

Meskipun telah banyak teknologi yang dihasilkan untuk meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi kesenjangan akses terhadap infrastruktur perkotaan, kehidupan perkotaan yang dinamis menuntut solusi teknologi maupun konsep perencanaan yang mutakhir sesuai dengan kondisi lingkungan, ekonomi dan sosial yang kian berubah. Untuk itu, diperlukan pembahasan yang lebih detil terkait prinsip-prinsip kesetaraan, persamaan, dan keadilan, antara lain:

  1. Equity in planning
  2. Equal access to community resources and opportunities
  3. Environmental burden
  4. Acceptable quality and standard of living.
  5. Sustainable development
  6. Just city
  7. Community empowerment
  8. Regulasi dan kebijakan, good-governance
  9. Post disaster recovery
  10. Disaster Mitigation (pra, saat dan post)
  11. Urban resilience
  12. Stakeholders support CSR
  13. Sustainable development goals
  14. Future-proofed design

Supaya ISTEcS 2018 ini dapat terselenggara dengan baik, perlu ada persiapan matang yang melibatkan mitra-mitra Puskim untuk kepentingan jejaring dan outreaching. Untuk itu, dilakukan persiapan.

Tujuan workshop ini adalah: (i) memperkenalkan ISTEcS 2018, (ii)  mematangkan tema dan subtema ISTEcS 2018, (iii)  menjajaki kemungkinan kemitraan dalam penyelenggaran ISTEcS 2018, (iv) membahas opsi-opsi publikasi terindeks ISTEcS 2018, dan (v) memperluas jejaring nasional dan internasional dengan individu dan institusi dalam ranah eco-settlements.

OUTPUT 

Rincian output yang akan dicapai adalah sebagai berikut:

1.

Finalisasi tema dan subtema ISTEcS 2018;

2.

Kerjasama dan komitmen mitra penyelenggaraan ISTECs 2018;

3.

Kesepakatan publikasi tulisan pada ;

4.

Perluasan jejaring individu dan institusi.

 PESERTA

Peserta workshop ini adalah pakar akademisi dan praktisi di bidang perumahan dan permukiman perkotaan.

WAKTU DAN TEMPAT

Hari dan Tanggal                 : Kamis, 28 September 2017

Waktu                                  : Pukul 08.00 WIB sampai selesai

Tempat                                : Hotel Melia Purosani, Yogyakarta

 

Download GI Klik Workshop Persiapan.

Leave a Reply